Beribu
pertanyaan tercipta di kepalaku, pertanyaan2 egois
Pertanyaan2
konyol yang aku sendiri tak habis pikir bagaimana bisa aku berpikiran seperti
itu
benarkah?
siapakah? akukah?
Tak pernahkah
kau tersiksa oleh perasaan sesak karena tak bisa memiliki? Terhimpit oleh keinginan
yang semakin terasa menghinamu karena kau tak mau berbuat sesuatu?
Aku serasa
ingin mnertawakan diriku sendiri, bagaimana mungkin dirimu berpengaruh kuat
dalam diriku? Setiap hal yang ku lalui selalu mengingatkan ku padamu, seseorang
dari masa laluku.
Apadahal
aku masih saja melirik cowok-cowok keren yang berada di sekitarku, membayangkan
bisa dekat dengannya dan berpacaran padanya. Tapi tetap saja hanya kau yang
hinggap lagi di otakku.
Tak apa,
karena aku merasa meiliki, aku menenti seseorang yang aku sendiri bahkan tak
tahu “benarkah dia juga menantiku, jangan-jangan hanya aku yang bertingkah
seperti itu”
Aku lelah
hanya menjadi pihak yang selalu menggantungkan harapan dan dihempaskan dari
langit begitu saja. Aku hanya ingin semuanya pasti, tidak penuh teka-teki
seperti sekarang…
Dari wanitamu yang selalu menanti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar